Hai sobat, kembali lagi di tutorial laravel. Pada artikel kemarin kita sudah berguru perihal Sistem Routing pada Laravel. Untuk kali ini, kita akan berguru bagaimana memakai Sistem Blade pada Framework Laravel. Silakan disimak hingga akhir, dan semoga bermanfaat.
Laravel adalah framework PHP yang bertujuan untuk mempermudahkan kita untuk membangun aplikasi atau website. Framework Laravel juga menyediakan banyak fitur dan kelebihan dan salah satunya akan kita pelajari pada aritkel ini yaitu sistem templating memakai Blade.
Sistem templating Blade ialah sistem templating yang diciptakan khusus pada framework laravel untuk mempermudahkan kita dalam menciptakan layout front-end. Sistem ini sangat cepat dibanding dengan sistem templating PHP lain, dan sistem templating Blade tidak membatasi kita untuk memakai plain PHP code. Makara kita sanggup memakai aba-aba php ibarat biasa beriringan dengan dengan blade view.
Pada dasarnya, sistem templating blade ini memakai code PHP ibarat biasa, tetapi laravel telah mempermudahkan kita dengan aba-aba blade yang singkat dan gampang untuk dipahami. Ketika aplikasi atau web yang kita buat dengan memakai blade dijalankan, maka sistem akan menterjemahkannya ke aba-aba PHP biasa.
Tampilan blade memakai ekstensi .blade.php, jadi misalnya ibarat mainview.blade.php. Untuk filenya disimpan di dalam folder resources/views. Kita sanggup menciptakan folder view lebih spesifik lagi di dalam folder views/folderbaru. Penggunaannya nanti tinggal disebutkan sub folder dari dalam folder view.
Seperti yang sebelumnya saya katakan bahwa blade di laravel telah mempermudah kita sebagai developer dikala mendevelop sebuah tampilan memakai kode-kode pengganti yang telah disediakan. Kode-kode tersebut bergotong-royong ialah modifikasi dari bahasa PHP yang telah ada. Alasan pembuatannya ialah biar aba-aba gampang ditulis dan gampang di baca.
Berikut ini beberapa penulisan basic syntax pada blade. Untuk perbedaanya sahabat sanggup melihat list berikut ini :
1. Komentar
2. Menampilkan data
3. Percabangan
4. Perulangan
5. Include
Di atas ialah beberapa basic syntax yang ada pada templating blade, untuk selebihnya sahabat sanggup pelajari di dokumen aslinya.
Kurag lebih itu ialah dasar dari templating blade pada laravel, semoga bermanfaat. Silahkan apabila ada pertanyaan silahkan sanggup berkomentar di bawah.
Insyaallah akan ada artikel selanjutnya yang membahas cara praktik memakai teknik templating blade laravel, jadi tetap ikuti terus ya..
Silahakan share ke sahabat lainnya biar ilmunya lebih bermanfaat 😄 hingga jumpa..
Laravel adalah framework PHP yang bertujuan untuk mempermudahkan kita untuk membangun aplikasi atau website. Framework Laravel juga menyediakan banyak fitur dan kelebihan dan salah satunya akan kita pelajari pada aritkel ini yaitu sistem templating memakai Blade.
Sistem templating Blade ialah sistem templating yang diciptakan khusus pada framework laravel untuk mempermudahkan kita dalam menciptakan layout front-end. Sistem ini sangat cepat dibanding dengan sistem templating PHP lain, dan sistem templating Blade tidak membatasi kita untuk memakai plain PHP code. Makara kita sanggup memakai aba-aba php ibarat biasa beriringan dengan dengan blade view.
Baca Juga "Cara Praktis Menampilkan Data MySQL ke Android"
Pada dasarnya, sistem templating blade ini memakai code PHP ibarat biasa, tetapi laravel telah mempermudahkan kita dengan aba-aba blade yang singkat dan gampang untuk dipahami. Ketika aplikasi atau web yang kita buat dengan memakai blade dijalankan, maka sistem akan menterjemahkannya ke aba-aba PHP biasa.
Tampilan blade memakai ekstensi .blade.php, jadi misalnya ibarat mainview.blade.php. Untuk filenya disimpan di dalam folder resources/views. Kita sanggup menciptakan folder view lebih spesifik lagi di dalam folder views/folderbaru. Penggunaannya nanti tinggal disebutkan sub folder dari dalam folder view.
Seperti yang sebelumnya saya katakan bahwa blade di laravel telah mempermudah kita sebagai developer dikala mendevelop sebuah tampilan memakai kode-kode pengganti yang telah disediakan. Kode-kode tersebut bergotong-royong ialah modifikasi dari bahasa PHP yang telah ada. Alasan pembuatannya ialah biar aba-aba gampang ditulis dan gampang di baca.
Berikut ini beberapa penulisan basic syntax pada blade. Untuk perbedaanya sahabat sanggup melihat list berikut ini :
1. Komentar
3. Percabangan
4. Perulangan
5. Include
Di atas ialah beberapa basic syntax yang ada pada templating blade, untuk selebihnya sahabat sanggup pelajari di dokumen aslinya.
Blade Templates
Kurag lebih itu ialah dasar dari templating blade pada laravel, semoga bermanfaat. Silahkan apabila ada pertanyaan silahkan sanggup berkomentar di bawah.
Insyaallah akan ada artikel selanjutnya yang membahas cara praktik memakai teknik templating blade laravel, jadi tetap ikuti terus ya..
Silahakan share ke sahabat lainnya biar ilmunya lebih bermanfaat 😄 hingga jumpa..
Tag :
Pemrograman,
Pemrograman Web






0 Komentar untuk "Belajar Sistem Templating Blade Pada Laravel (Pengenalan)"