Hai sobat, ketemu lagi dengan saya di tutorial wacana android. Pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan wacana git, bagaimana menghubungkan project dengan github atau bitbucket, clone, push maupun pull memakai git. Pada aritkel kali ini saya akan kembali menjelaskan wacana cara menciptakan atau menampilkan maps di aplikasi android memakai Google Maps APIs.
Di zaman kini ini sudah berbagai aplikasi baik web, dekstop, maupun mobile menggunkan fitur lokasi atau maps. Menampilkan maps di aplikasi sangat membantu pengguna dalam melihat data lokasi di aplikasi. Karena kini ini yaitu zaman mobile, semua sanggup dilakukan di dalam genggaman tangan, maka berbagai aplkasi mobile yang mempunyai fitur menampilkan maps.
Untuk menampilkan maps di aplikasi android, kita sudah dimudahkan oleh Google yang telah menyediakan sebuah layanan untuk mengembangkan aplikasi androiddengan fitur menampilkan maps atau pengolah data lokasi. Menurut saya pihak google sudah baik sekali dengan menyediakan layanan ini dan lebih kerenya lagi google sudah memperlihatkan berbagai dokumentasi wacana Google Maps APIs. Silahkan teman sanggup pelajari dokumentasi lengkapnya pada link di bawah ini
Google Maps APIs Android Documentatios
Oke, saya di sini akan menyingkat sedikit langkah untuk menampilkan maps di aplikasi android. Sekarang kita mulai menciptakan maps di apikasi android. đ
Pertama, silahkan teman buat project gres di aplikasi Android Studio kesayangan kita. Untuk nama aplikasi saya beri nama First Maps.
Jika sudah pilih finish dan tunggu proses grandle hingga selesai.
Setelah proses grandl selesai, maka akan pribadi masuk ke file google_maps_api.xml dilalam folder values. Disana sudah disediakan beberapa kererangan dalam pengistalan Google Maps APIs dan menampilkan maps di dalam aplikasi yang sedang kita buat.
Langkah pertama untuk pengaturan Maps APIs yaitu dengan membuka Google APIs Console dengan menyalin url yang ada pada file google_maps_api.xml ke browser.
Maka akan pribadi di arahkan untuk menciptakan Project pada Google APIs. Silahkan buat project gres atau menentukan project yang sudah dibentuk sebelumnya.
Setelah menentukan project selanjutnya pilih Create API key.
Akan muncul jendela API yang telah dibuat, pilih Restrict Key untuk menampilkan pengaturan lebih lanjut.
Beri nama pada API key yang akan kita buat lalu pilih Save.
Salin isyarat Maps API ke dalam file google_maps_api.xml di bab yang telah disediakan.
Aplikasi sudah sanggup dijalankan, dan kita sudah simpulan menampilkan maps pada aplikasi android. đ
Sekarang kita lihat bagaimana tampilan yang ada pada file activity_maps.xml. Di dalam tampilan sudah ditambahkan secara otomatis komponen yang dipakai untuk menampilkan maps di android yaitu fragment maps.
<fragment xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" xmlns:map="http://schemas.android.com/apk/res-auto" xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools" android:id="@+id/map" android:name="com.google.android.gms.maps.SupportMapFragment" android:layout_width="match_parent" android:layout_height="match_parent" tools:context="com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap.MapsActivity" /> Pindah ke class dari MapsActivity.java, maka di sana akan ada isyarat di dalam method onCreate yaitu inisialisasi komponen SupportMapFragments sebagai penyedia terusan untuk maps ke GoogleMap. dan lalu memanggil callback dengan getMapAsync() dan mengimplementasi MapsActivity.java ke
method onMapReady() untuk menampilkan map pada android bila GoogleMap tersedia.
package com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap; import android.support.v4.app.FragmentActivity; import android.os.Bundle; import com.google.android.gms.maps.CameraUpdateFactory; import com.google.android.gms.maps.GoogleMap; import com.google.android.gms.maps.OnMapReadyCallback; import com.google.android.gms.maps.SupportMapFragment; import com.google.android.gms.maps.model.LatLng; import com.google.android.gms.maps.model.MarkerOptions; public class MapsActivity extends FragmentActivity implements OnMapReadyCallback { private GoogleMap mMap; @Override protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) { super.onCreate(savedInstanceState); setContentView(R.layout.activity_maps); // Obtain the SupportMapFragment and get notified when the map is ready to be used. SupportMapFragment mapFragment = (SupportMapFragment) getSupportFragmentManager() .findFragmentById(R.id.map); mapFragment.getMapAsync(this); } /** * Manipulates the map once available. * This callback is triggered when the map is ready to be used. * This is where we can add markers or lines, add listeners or move the camera. In this case, * we just add a marker near Sydney, Australia. * If Google Play services is not installed on the device, the user will be prompted to install * it inside the SupportMapFragment. This method will only be triggered once the user has * installed Google Play services and returned to the app. */ @Override public void onMapReady(GoogleMap googleMap) { mMap = googleMap; // Add a marker in Sydney and move the camera LatLng sydney = new LatLng(-34, 151); mMap.addMarker(new MarkerOptions().position(sydney).title("Marker in Sydney")); mMap.moveCamera(CameraUpdateFactory.newLatLng(sydney)); } } Pada class ini sudah disediakan pengaturan default untuk menampilkan map dan marker pada android.
Selanjutnya yaitu dibagian user-permission untuk sanggup mengakses lokasi dengan memakai isyarat yang sudah disiapkan ibarat berikut
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> <manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" package="com.blogspot.blogsetyaaji.firstmap"> <!-- The ACCESS_COARSE/FINE_LOCATION permissions are not required to use Google Maps Android API v2, but you must specify either coarse or fine location permissions for the 'MyLocation' functionality. --> <uses-permission android:name="android.permission.ACCESS_FINE_LOCATION" /> <application android:allowBackup="true" android:icon="@mipmap/ic_launcher" android:label="@string/app_name" android:roundIcon="@mipmap/ic_launcher_round" android:supportsRtl="true" android:theme="@style/AppTheme"> <!-- The API key for Google Maps-based APIs is defined as a string resource. (See the file "res/values/google_maps_api.xml"). Note that the API key is linked to the encryption key used to sign the APK. You need a different API key for each encryption key, including the release key that is used to sign the APK for publishing. You can define the keys for the debug and release targets in src/debug/ and src/release/. --> <meta-data android:name="com.google.android.geo.API_KEY" android:value="@string/google_maps_key" /> <activity android:name=".MapsActivity" android:label="@string/title_activity_maps"> <intent-filter> <action android:name="android.intent.action.MAIN" /> <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" /> </intent-filter> </activity> </application> </manifest> Sekian artikel tentang Menampilkan Maps Android dengan Google Maps APIs di Android Studio supaya bermanfaat. Jika teman suka dengan artikel ini, silahkan share ke teman lainya alasannya yaitu membuatkan itu indah.. đ
Untuk tutorial lain wacana Maps akan mneyusul di artikel berikutnya, jadi tetap ikuti terus ya..
Tag :
Pemrograman,
Pemrograman Android










0 Komentar untuk "Menampilkan Maps Android Dengan Google Maps Api Di Android Studio"