السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Kita tahu semua mahluk yang ada di dunia ini akan mati, akan musnah. Tapi kebanyakan insan lupa bahwa hal itu akan terjadi dan malah mengingat hal perihal duniawi. Manusia menganggap bahwa selagi ia hidup maka kita harus memuaskan nafsu kita. Padahal mengingat mati sangat bermanfaat bagi kita. Dengan mengingat mati, maka kita akan selalu teringat perihal Allah, pencipta langit dan bumi serta seisi nya.
Kita tahu semua mahluk yang ada di dunia ini akan mati, akan musnah. Tapi kebanyakan insan lupa bahwa hal itu akan terjadi dan malah mengingat hal perihal duniawi. Manusia menganggap bahwa selagi ia hidup maka kita harus memuaskan nafsu kita. Padahal mengingat mati sangat bermanfaat bagi kita. Dengan mengingat mati, maka kita akan selalu teringat perihal Allah, pencipta langit dan bumi serta seisi nya.
Pada suatu hari, Umar bin Hattab radhiyallahu ta'ala Anhu mengatakan, setiap harinya ini kita mendengar info kematian. Dia mati, ia mati mati pada suatu hari akan ada yang menyampaikan Umar mati. Itu nasehat buat kita semua bahwa pada suatu hari akan ada yang menyebutkan nama kita namakita mati. Yang perlu kita pikirkan yakni apakah kita sudah siap untuk diumumkan nama kita termasuk dari jajaran orang-orang yang sudah mati.
Andaikata ketika kita mati semuanya selesai maka final hidup buat kita yakni daerah istirahat. Tapi jikalau kita sudah mati pada hakekatnya kita akan dimintai pertanggung tanggapan perihal semua yang kita amalkan. Makannya sebelum kontrak final hidup selesai atau kontak kehidupan kita sudah usai, maka coba kamu berusaha untuk berinfak apa yang dapat bawa kepada final hidup itu. Karena kelak nanti ketika kita sudah mati, orang-orang pun berbondong-bondong mengantarkan kita ke kuburan kita, mereka akan meninggalkan kita sendirian, anak saudara keluarga semuanya tidak ada urusan sama kita. Maka sebelum hari itu tiba, saatnya kita mempersiapkan diri alasannya kamu sudah tiba gak dapat diperpanjang lagi.
Dari situ kita akan tahu apa bergotong-royong kehidupan dunia, yang telah usang kita berada disana padahal hanya sebentar, yang kaya yang miskin yang punya banyak harta, semua akan mati. Akan tiba pengumuman itu, pengumuman kita mati, bagaimanapun kondisinya, maka persiapkan sebelum hari itu tiba kamu sudah mempunyai persiapan yang matang
Sekian artikel tangan Mengingat Kematian, biar bermanfaat وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Andaikata ketika kita mati semuanya selesai maka final hidup buat kita yakni daerah istirahat. Tapi jikalau kita sudah mati pada hakekatnya kita akan dimintai pertanggung tanggapan perihal semua yang kita amalkan. Makannya sebelum kontrak final hidup selesai atau kontak kehidupan kita sudah usai, maka coba kamu berusaha untuk berinfak apa yang dapat bawa kepada final hidup itu. Karena kelak nanti ketika kita sudah mati, orang-orang pun berbondong-bondong mengantarkan kita ke kuburan kita, mereka akan meninggalkan kita sendirian, anak saudara keluarga semuanya tidak ada urusan sama kita. Maka sebelum hari itu tiba, saatnya kita mempersiapkan diri alasannya kamu sudah tiba gak dapat diperpanjang lagi.
Dari situ kita akan tahu apa bergotong-royong kehidupan dunia, yang telah usang kita berada disana padahal hanya sebentar, yang kaya yang miskin yang punya banyak harta, semua akan mati. Akan tiba pengumuman itu, pengumuman kita mati, bagaimanapun kondisinya, maka persiapkan sebelum hari itu tiba kamu sudah mempunyai persiapan yang matang
Sekian artikel tangan Mengingat Kematian, biar bermanfaat وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

0 Komentar untuk "Mengingat Kematian"