Assalamu'alaikum Wr Wb
Hai sobat, apa kabar? sudah usang tidak posting blog nih, gara-gara banyak kesibukan yang tidak terperinci dan kuota yang selalu nipis hehe..
Dan mulai sekarang, mungkin saya akan mulai ngeblog lagi alasannya saya sudah berada di tempat yang penuh ilmu dan pengalaman. Di manakah tempat itu dan apa yang saya lakukan di sana? di bawah ini saya akan mulai menceritakan pengalaman pertama saya di tempat itu.
Cerita ini berawal ketika saya berada di kursi SMK, ketika saya akan menghadapi ujian nasional. Saat itu guru saya tiba-tiba menghampiri saya dan memberi saya saran biar ikut ke dalam aktivitas pesantren ini. Kebetulan dulu ada seorang guru TKJ dari sekolah saya yang mengikuti aktivitas ini. Mendengar hal itu, saya tertarik alasannya guru saya mengajak saya dengan kata menyerupai ini "Jik, jika kau mau, Bapak punya rekomendasi untuk kamu, training menyerupai kuliah yang pas untuk jurusan kau (RPL), pelatihannya cuma setahun dan insya Allah bisa pribadi kerja sehabis lulus, dan bagusnya lagi, aktivitas ini GRATISS, tapi di sana juga mengaji kaya dipesantren gitu, jadi kau bisa sanggup dobel dobel gitu, manis pokoknya coba entar cari infonya dan ikut".
Mendengar perkataan itu, saya merasa menerima pencerahan, gres kali ini saya mendengar hal menyerupai itu, saya pribadi tertarik apalagi ada kata GRATIS hehehe. Akhirnya saya mencari infonya dan bertanya tanya dengan alumni dari situ. Lalu saya mantap dan memberi tahu orang bau tanah saya. Saya perlihatkan websitenya di IDN Foundation.org, dan saya perjelas maksud dan persyaratan-persyaratan yang ada. Dan awalnya orang bau tanah saya tidak mengizinkan saya alasannya orang bau tanah saya menerka itu ialah kumpulan yang berembel embel jihad menyerupai ISIS atau pemikiran lain alasannya ketika itu sedang panas info soal ISIS dan semacamnya.
Baca juga "Cara Memasang Musik di Blog"
Seperti pada profil IDN Foundation, tempat ini ialah yayasan yang bertujuan untuk mendidik seseorang hingga orang tersebut bisa mendidik orang lain, terlebih lagi bagi orang yang tidak mampu. Yang di utamakan dari IDNFoundation ialah keterampilan yang matang biar nanti bisa dipakai untuk bekerja atau mendidik orang lain.
Setelah beberapa ahad karenanya orang bau tanah saya mengizinkan saya mengikuti aktivitas tersebut. Setelah saya lulus dari SMK, saya mulai mempersiapkan kebutuhan saya menyerupai menambah RAM laptop saya, sedikit berguru perihal Android alasannya saya mengikuti aktivitas Pesantren IDN Programmer. Dan tidak lama, salah seorang guru dari Sekolah Menengah kejuruan Madinatul Alquran yang juga instruktur di Pesantren IDN mulai mengirim informasi kepada saya perihal seleksi yang akan saya ikuti. Setelah beberapa ahad mengikuti seleksi, alhamdulillah saya diterima dan boleh pribadi berangkat sehabis Hari Raya Idul Fitri.
Baca juga "Cara Agar Akun Google Tetap Aman"
Hari Raya pun telah usai dan saya sudah siap untuk berangkat. Kebetulan ada sahabat saya dari jurusan TKJ juga mengikuti aktivitas ini, tapi ia ikut di IDN Netwokers. Kami pun berangkat bersama dari Kendal Jawa Tengah ke Jonggol Jawa Barat. perjalanan dari rumah saya hingga ke Jonggol kira-kira 12 jam dan kami tiba di sana sempurna ketika adzan subuh berkumandang
Saat saya menulis dongeng ini, saya sedang berada di tempat itu. Saya mulai menyesuaikan diri dengan lingkungan di sini. Awal-awal saya di sini saya ikut membantu mengangkat barang-barang dari Sekolah Menengah kejuruan Madinatul Alquran 2 ke gedung gres yang tidak jauh dari situ. Cukup melelahkan tapi asyik, teman-teman dari banyak sekali penjuru Indonesia tiba satu persatu. Mulai dari anak netwokers, sysadmin, ccie, dan programmer. Awalnya semuanya ada 20 anak, kemudian ada 5 anak yang mengundurkan diri alasannya suatu keperluan.
Di tempat ini memang pas untuk dijuluki kota santri menyerupai gapura yang terpampang di kanal desa. Di sini saya bisa selalu shalat jamaah 5 waktu, walaupun dalam 1 ahad ini saya harus naik turun jalan untuk ke masjid. Waktu sehabis shalat biasanya saya dipakai untuk membaca dan menghafal Al Quran.
Untuk urusan makan sudah ditanggung oleh Pesantren IDN, menyerupai kata guru saya dulu jika di Pesantren IDN ini memang gratis. Di sini kita disediakan kemudahan dan kita tinggal memanfaatkannya saja. Saat kita menerima kiprah atau lab, kita biasanya disuruh untuk mempostingya ke blog masing-masing dan nantinya kita buat buku perihal apa yang sudah kita pelajari selama ini.
Dan di sinilah awal saya memulai pengalaman gres dan berguru banyak hal baru. Untuk kedepannya, in shaa Allah saya bisa jadi apa yang saya inginkan, amin.
Sekian dongeng pengalaman pertama saya berada di Pesantren IDN, apabila ada pertanyaan silahkan bisa sobat tulis di bawah. Sekian hingga jumpa.
Tag :
Other



0 Komentar untuk "Pengalaman Pertama Di Pesantren Idn Programmer"